Setiap waktu Dia dalam kesibukan". [QS. Ar-Rahmaan : 29]
menerjang, semua penumpang kapal akan panik dan menyeru, "Ya Allah !"
jauh dari jalurnya, dan para kafilah bingung menentukan arah perjalanannya,
mereka akan menyeru, "Ya Allah !"
yang tertimpa akan selalu berseru, "Ya Allah !"
digeraikan, orang-orang mendesah, "Ya Allah !"
menyempit, harapan terputus, dan semua jalan pintas membuntu, mereka
pun menyeru , "Ya Allah !"
dan jiwa serasa seolah tertekan oleh beban berat kehidupan yang harus
Anda pikul, menyerulah, "Ya Allah ! "
dan wajah zaman berlumuran debu hitam
Kusebut nama-MU dengan lantang di saat fajar menjelang,
dan fajarpun merekah seraya menebar senyuman indah.
menetes penuh ke ikhlasan, dan semua keluhan yang menggundah-
gulanakan hati adalah hanya pantas ditujukan ke hadirat-NYA.
julurkan lengan penuh harap, dan arahkan terus tatapan matamu ke
arah-NYA untuk memohon pertolongan! Ketika lidah bergerak, tak lain
hanya untuk menyebut, mengingat dan berdzikir dengan nama-NYA.
Dengan begitu, hati akan tenang, jiwa akan damai, syaraf tak lagi
menegang, dan iman kembali berkobar-kobar.
Demikianlah, dengan selalu menyebut nama-NYA, keyakinan akan
semakin kokoh. Karena,
indah, ungkapan yang paling tulus, dan kata yang sangat berharga.
"... Apakah kamu tahu ada seseorang yang sama dengan Dia
(yang patut disembah) ?" [QS. Maryam : 65]
kemuliaan, kemampuan, dan hikmah.
"...Milik siapakah kerajaan pada hari ini? Milik Allah Yang Maha Esa
lagi Maha Mengalahkan". [QS. Ghafir : 16]
cinta dan kebaikan.
"Dan, apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah
datangnya... ". [QS. An-Nahl : 53]
Betapapun kulukiskan keagungan-MU dengan deretan huruf,
Kekudusan-MU tetap meliputi semua arwah.
Engkau tetap Yang Maha Agung, sedang semua makna,
akan lebur, mencair, di tengah keagungan-MU, wahai Rabbku.
kesedihan itu awal kebahagian, dan sirnakan rasa takut ini menjadi
rasa tentram. Ya Allah, dinginkan panasnya kalbu dengan salju
keyakinan, dan padamkan bara jiwa dengan air keimanan.
ini rasa kantuk dari-MU yang menentramkan, tuangkan dalam jiwa yang
bergolak ini kedamaian, dan ganjarlah dengan kemenangan yang nyata.
Wahai Rabb, tunjukkanlah pandangan yang kebingungan ini kepada
cahaya-MU, bimbinglah sesatnya perjalanan ini ke arah jalan-MU
merapat ke hidayah-MU !
memancar terang, dan hancurkan perasaan yang jahat dengan
secercah sinar kebenaran. Hempaskan semua tipu daya setan dengan
bantuan bala tentara-MU !
kegundahan dari jiwa kami semua !
hanya kepada-MU kami bersandar dan bertawakal, hanya kepada-MU
kami memohon, dan hanya dari-MU lah semua pertolongan.
Cukuplah Engkau sebagai Pelindung kami, karena Engkaulah
sebaik-baik Pelindung dan Penolong.
Sumber : Buku LA TAHZAN (Pengarang : DR. Aidh Al-Qarmi)







